TRADISI PEMBUATAN TEMBIKAR DI DESA LAKARINTA, SULAWESI TENGGARA The Tradition of Pottery-Making in Lakarinta Village, Southeast Sulawesi

Main Article Content

Yanirsa Abigael Sendana

Abstract

Tradisi pembuatan tembikar merupakan aktivitas prasejarah yang hingga saat ini masih dapat dijumpai. Salah satu wilayah yang masih melakukan tradisi ini adalah desa Lakarinta di Sulawesi Tenggara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui teknik tradisional pembuatan tembikar di Desa Lakarinta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berpartisipasi penuh (complete participation) dengan pendekatan etnoarkeologi, serta melakukan pengumpulan data melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembuatan tembikar di Desa Lakarinta menggunakan teknik tatap-pelandas untuk membentuk tembikar, serta teknik gores dan tekan untuk membuat hiasan. Alat-alat yang digunakan untuk membuat tembikar, yaitu kontumombaka, kadopi, kapepe, kalairo, poaro. Secara akademis, penelitian ini diharapkan memberi tambahan ilmu terkait tradisi pembuatan tembikar di desa Lakarinta. Secara praktis, penelitian ini diharapkan membantu masyarakat untuk mempublikasikan tradisi pembuatan tembikar di Desa Lakarinta yang diturunkan oleh nenek moyang dan masih berlanjut hingga saat ini.

Article Details

How to Cite
Sendana, Y. A. (2020). TRADISI PEMBUATAN TEMBIKAR DI DESA LAKARINTA, SULAWESI TENGGARA: The Tradition of Pottery-Making in Lakarinta Village, Southeast Sulawesi. Jurnal Penelitian Arkeologi Papua Dan Papua Barat, 12(1), 75-93. https://doi.org/10.24832/papua.v12i1.229
Section
Articles
Author Biography

Yanirsa Abigael Sendana, Balai Arkeologi Papua

Yanirsa Abigael Sendana lahir di Rantepao, 14 Januari 1995, menempuh Pendidikan Arkeologi di Universitas Halu Oleo.

References

Fairyo, Klementin. 2017. “GERABAH SITUS MANSINAM KAJIAN ETNOARKEOLOGI”. Jurnal Penelitian Arkeologi Papua Dan Papua Barat 1 (2):93-99. https://doi.org/10.24832/papua.v1i2.126.

Grant, Jim. 2002. The Archaeology Coursebook: An Indroduction To Study Skills, Topics and Methods. London: Routledge.

Hakim, Budianto 2011. Penelitian Prasejarah (Neolitik) Di Situs Kamansi Kalumpang, Kabupaten Mamuju. Laporan Penelitian. Makassar: Balai Arkeologi Makassar.

Hasanah, Hasyim. 2016. dalam Jurnal ad_Taqddum, Volume 8. Nomor 1 Juli, hlm 21-

“Teknik-Teknik Observasi Sebuah Alternatif Metode Pengumpulan Data Kualitatif Ilmu-Ilmu Sosial”. Semarang: Lembaga Penjamin Mutu UIN Walisongo.

Kosasih, E. 1989. dalam Jurnal Berkala Arkeologi, Volume 10. No. 1 Maret, hlm 10

“Prospek Tradisi Pembuata Gerabah di Kampung Gonebalano Pulau

Muna (Sulawesi Tenggara)”. Yogyakarta: Balai Arkeologi Yogyakarta.

Kramer, Carol. 1979. Ethnoarchaeology: Implications of Ethnography For Archaeology. New York: Columbia University Press.

McKinnon, Edwards. 1991. Buku Panduan Keramik. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional.

Pojoh, Inggrid Harriet Eileen. 1981. Pelandas Banten Lama Sebuah Penelitian Pendahuluan Teknologi Gerabah. Skripsi. Depok: Universitas Indonesia.

Rahmatang, 2016. Tradisi Massuro Ma’baca Dalam Masyarakat Rompegading Kecamatan Cenrana Kabupaten Maros. Skripsi. Makassar: Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.

Rangkuti, dkk. 2008. Buku Panduan Analisis Keramik. Jakarta: Pusat Penelitian dan

Pengembangan Arkeologi Nasional.

Sandjaja, B dan Albertus Heriyanto. 2016. Panduan Penelitian. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Sendana, Yanirsa Abigael. 2017. Tembikar Pada Gua Kuya di Desa Pondoa Kecamatan Wiwirano Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara

(Kajian Bentuk dan Ragam Hias). Skripsi. Kendari: Universitas Halu Oleo.

Soegondho, Santoso. 1995. Tradisi Gerabah di Indonesia. Jakarta: P.T. Dian Rakyat.

Soejono, R.P. & R.Z Leirisa. 2010. Sejarah Nasional Indonesia I. Jakarta: Balai Pustaka.

Soekomo, R. 1973. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia 1. Yogyakarta: Kanisius.

Suroto, Hari. 2018. “TRADISI PEMBUATAN GERABAH DI DESA NGRENCAK KABUPATEN TRENGGALEK [Traditional Pottery of Ngrencak, Trenggalek Regency]”. Jurnal Penelitian Arkeologi Papua Dan Papua Barat 9 (2):229-36. https://doi.org/10.24832/papua.v9i2.217.

Syahadat, Ray March. 2014. Pelestarian Lanskap Sejarah Kota Bau-Bau Sebagai Kota

Pusaka Indonesia di Provinsi Sulawesi Tenggara. Tesis. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Yabu, M. Tanpa Tahun. Eksistensi Lukisan Prasejarah Pada Situs Liangkabori

Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara. Makassar: Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar.

KBBI, 2016. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). [Online], available at: kbbi.kemedikbud.go.id [diakses 05 April].