ALAT TULANG DARI SITUS SANGIRAN (Bone Tools From Sangiran Site)


Copyright (c) 2017 Jurnal Penelitian Arkeologi Papua Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Article Info
Submitted: 2017-05-25
Published: 2017-06-03
Section: Articles
Some of bone tools from Sangiran Site have been published through reports, scientific articles, and thesis. However, they have not been analyzed deeply. This paper provides conclusion and information about all bone tools finding in Sangiran both those that are new and that have been published previously. There are 33 bone tools identified namely from cervus sp., cervushippelaphus, sus sp., bos sp., rhinoceros, elephantidae, andbovidae. The technics used are fracturing, cropping, splitting, pressing, and rubbing. Those processes create blade, point, and spatula. Bone tools appeared firstly in Sangiran around 900.000 years ago until 100.000 years ago. They were found in Ngebung, Cangkol, GrogolanWetanManyarejo, and Dayu.


ABSTRAK
Beberapa alat tulang dari Situs Sangiran telah dipublikasikan melalui laporan penelitian, artikel ilmiah, dan skripsi, tetapi belum dibahas mendalam. Tulisan ini merangkum dan menginformasikan semua temuan alat tulang dari Situs Sangiran yang telah terpublikasi sebelumnya beserta beberapa temuan baru. Alat tulang temuan dari Situs Sangiran berhasil diidentifikasi, terdapat 12 jenis komponen anatomis binatang yang digunakan sebagai alat, binatang yang tulangnya digunakan sebagai alat tulang adalah cervus sp., cervus hippelaphus, sus sp., bos sp., rhinoceros, elephantidae, dan bovidae. Teknik yang digunakan dalam membuat alat tulang adalah teknik pecah, teknik pangkas, teknik belah, teknik tekan, dan teknik gosok. Jenis alat tulang yang dihasilkan adalah pisau, lancipan, dan spatula. Alat tulang di Situs Sangiran muncul pertama kali pada sekitar 900.000 tahun yang lalu dan eksis hingga sekitar 100.000 tahun lalu. Ditemukan di sekitar Desa Ngebung, Cangkol, Grogolan Wetan Desa Manyarejo, dan di sekitar Desa Dayu.

Keywords

Sangiran Site, bone tools, raw materials, technology, tipology, cronology, distributions

  1. Ilham Abdullah 
    , Indonesia

Abdullah, Ilham. 2013. Alat Tulang dari Situs Sangiran: Bahan Baku, Teknologi, Tipologi, Kronologi, dan Sebarannya dalam Jurnal Sangiran, Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran, Vol. 2.

Anonim. 2011. Laporan Peninjauan Kepurbakalaan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Balai Arkeologi Yogyakarta.

Anonim. 2013. Laporan Kajian Potensi Cagar Budaya DAS Bengawan Solo. Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran.

Budiman, dkk. 2011. Temuan Fosil Sisa Fauna Dari Situs Grogolan Wetan: Determinasi dan Konteks Stratigrafi dalam Kehidupan Purba Sangiran. Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional.

Kusno, Abi. 2006. Pemanfaatan Bovidae di Situs Song Terus Punung Jawa Timur, Skripsi. Jurusan Arkeologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Indonesia.

Nugraha, S. dan Hidayat, M. 2011. Eksplorasi Situs Sangiran: Penelitian Situs Tanjung. Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran.

Prasetyo, B. 2011. Peneliti dan Penelitian di Sangiran dalam Kehidupan Purba Sangiran. Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional.

Sari, M. A. P. 2012. Bentuk Bidang Pecahan Fosil Cervidae Koleksi Museum Sangiran (Analisis Mikroskopis), Skripsi. Jurusan Arkeologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada.

Widianto, Harry. dkk. 1997. Penelitian Situs Sangiran: Proses Sedimentasi, Posisi Stratigrafi dan Kronologi Artefak pada Endapan Purba Seri Kabuh dan Seri Notopuro. Berita Penelitian Arkeologi 01. Balai Arkeologi Yogyakarta.

Widianto, Harry dan Noerwidi S. 2009. Atlas Prasejarah Indonesia. Jakarta: Direktorat Geografi Sejarah.

Widianto, Harry dan Simanjuntak, Harry T 2009. Sangiran Menjawab Dunia. Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran.

Yuwono, J. S. E. 2009. Pengadaan Peta Digital Tataguna Lahan Situs Sangiran. Laporan. Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran.