TIPOLOGI BENTUK DAN JENIS RAGAM HIAS GERABAH DI SITUS TANJUNG LEWORAJA, KECAMATAN WULANDONI, LEMBATA

Main Article Content

hamdan hamado

Abstract

Tanjung Leworaja merupakan salah satu situs bekas pemukiman masa lalu yang terletak di Desa Pantai Harapan, Kecamatan Wulandoni, Kabupaten Lembata. Situs ini mengandung sejumlah besar tinggalan arkeologis di dalamnya, salah satunya adalah tinggalan fragmen gerabah atau tembikar yang menarik untuk dikaji. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tipologi bentuk dan jenis ragam hias gerabah yang ditemukan di situs Tanjung Leworaja. Metode pengumpulan data dilakukan melalui survei lapangan. Analisis temuan gerabah dilakukan dengan menggunakan model analisis visual yang meliputi analisis morfologi, teknologi dan ragam hias. Hasil penelitian menunjukan bahwa temuan gerabah di situs Tanjung Leworaja merupakan gerabah jenis wadah, mewakili bentuk periuk, tempayan dan pasu. Gerabah periuk terdiri dari 3 tipe yaitu tipe A, tipe B dan tipe C. Tempayan terbagi menjadi tempayan tipe A dan tipe B. Bentuk dasar ragam hias adalah bentuk garis, geometris dan lingkaran dengan pola ragam hias tipe A, tipe B, tipe C dan tipe D.


 

Article Details

Section
Articles

References

Eriawati, Yusmaini. 2004. “Pola Hias Tembikar Dari Situs Karang Agung Musi Banyu Asin (MUBA), Sumatera Selatan.” Amerta: Berkala Arkeologi, no. 23: 64–91.

Handoko, Wuri. 2013. “Gerabah Situs Wayputih Sebagai Komoditi Barter Di Kerajaan Hoamoal.” Kapata Arkeologi 9 (1): 37–50.

Kasnowihardjo, Gunadi. 2012. “Teknologi Gerabah Situs Ranu Bethok Dan Ranu Grati: “Sebuah Kajian Berdasarkan Analisis Petrografi".” Berkala Arkeologi 32 (2): 109–24.

Mene, Bau. 2014. “Pola Hias Gerabah Pada Situs-Situs Di Kawasan Danau Sentani, Papua.” Kapata Arkeologi 10 (2): 67–76.

Najemain. 1998. “Fragmen Wadah Tembikar Dari Situs Mallawa: Beberapa Tipe Teknologis.” Walennae Jurnal Arkeologi Sulawesi Selatan Dan Tenggara, no. 2.

Nitihaminoto, Goenadi. 1998. “Pembuatan Gerabah Tradisional Di Dusun Dissalam, Desa Patarselamat, Kecamatan Sangkapura.” In Berita Penelitian Arkeologi, edited by Lucas Partanda Koestoro and Novida Abbas. Yogyakarta: Balai Arkeologi Yogyakarta.

Prijono, Sudarti. 1999. “Analisis Hubungan Porositas Dan Fungsi Gerabah Situs Talun.” In Jurnal Penelitian Balai Arkeologi Bandung. Balai Arkeologi Bandung.

Ridho, Abu. 1986. “Temuak Keramik Di Palembang Yang Diduga Berkaitan Dengan Kerajaan Sriwijaya.” In Pertemuan Ilmiah Arkeologi IV. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional.

S. Fadlan, M. 2015. “Analisis Teknologi Laboratoris Tembikar Dari Situs-Situs DAS Bengawan Solo, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur.” Kalpataru 24 (1): 47–60.

Sari, Metta Adityas Permata. 2016. “Temuan Gerabah Di Grogolan Wetan, Sebuah Bukti Penghunian Situs Sangiran Pasca Plestosen.” Jurnal Papua 8 (1): 103–10.

Sendana, Yanirsa Abigael. 2017. “Tembikar Pada Gua Kuya Di Desa Pondoa Kecamatan Wiwirano Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara (Kajian Bentuk Dan Ragam Hias).” Skripsi. Fakultas Ilmu Budaya: Universitas Halu Oleo.

Suroto, Hari. 2017. “Tradisi Pembuatan Gerabah Di Desa Ngrecek Kabupaten Trenggalek.” Jurnal Papua 9 (2): 229–36.