NASKAH ULU PUYANG BANG MANGU’: SEBUAH BATAS WILAYAH NASKAH ULU PUYANG BANG MANGU’: SEBUAH BATAS WILAYAH

Main Article Content

Wahyu Rizky Andhifani
Nuzulur Rahmadhona

Abstract

Indonesia yang memiliki ragam peninggalan kebudayaan termasuk salah satunya yaitu naskah kuno. Naskah kuno tersebut menjadi sumber penting kesusastraan klasik melayu nusantara. Salah satu daerah yang sampai saat ini masih banyak menyimpan naskah kuno adalah Sumatera Selatan. Di Sumatera Selatan  tradisi tulis menulis telah ada sejak abad ke VII, dengan menggunakan aksara Pallawa, Arab Melayu, Ulu, Jawa, dan Latin. Naskah ini juga tersimpan di masyarakat, lembaga adat dan beberapa tersimpan di lembaga pemerintah seperti museum. Masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana suntingan teks dan analisis isi pada naskah Ulu Puyang Bang Mangu’. Penelitian ini bertujuan untuk menyunting dan mengetahui isi naskah tersebut. Menggunakan metode filologi dengan menyajikan edisi teks dengan mendeskripsikan fisik naskah yang diteliti. Naskah Ulu Puyang Bang Mangu’ tersimpan di kantor balai Desa Ujanmas Lama. Naskah berjumlah 26 halaman, berwarna coklat, dan berisikan tentang batas-batas wilayah kekuasaan puyang Bang Mangu’. Awal naskah diawali dengan kalimat basmallah, sehingga ajaran Islam sudah masuk dan mempengaruhi kehidupan masyarakat di daerah tersebut.

Article Details

How to Cite
Andhifani, W. R., & Rahmadhona, N. (2021). NASKAH ULU PUYANG BANG MANGU’: SEBUAH BATAS WILAYAH: NASKAH ULU PUYANG BANG MANGU’: SEBUAH BATAS WILAYAH. Jurnal Penelitian Arkeologi Papua Dan Papua Barat, 13(1), 71-86. https://doi.org/10.24832/papua.v13i1.298
Section
Articles

References

Ahmad, Athoullah. 2007. “Makna Basmalah Dalam Perspektif Ilmu Hikmat”, dalam Al Qalam: Jurnal Kajian Keislaman, Vol. 24 No. 3. Banten: Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin. Hal. 340-351. http://dx.doi.org/10.32678/alqalam.v24i3.1662.

Amin, Faizal. 2011. “Preservasi Naskah Klasik”, dalam Jurnal Khatulistiwa: Journal Of Islamic Studies Volume 1 Nomor 1 Maret. Pontianak: Institut Agama Islam Negeri. Hal. 89-100. DOI: 10.24260/khatulistiwa.v1i1.184.

Andhifani, Wahyu Rizky. 2018. Identitas Masyarakat Sumatera Selatan: Kajian Epigrafis Atas Unsur-Unsur Keislaman Pada Prasasti Ulu. Disertasi. Palembang: Pascasarjana Universitas Islam Raden Fatah, Program Studi Peradaban Islam.

Andhifani, Wahyu Rizky, dkk. 2019. “Tradisi Islam Dalam Isi Prasasti dan Naskah Ulu di Wilayah Pasemah”. Laporan Hasil Penelitian Arkeologi Terapan. Palembang: Balai Arkeologi Sumatera Selatan (tidak dipublikasikan).

Baried, Siti Baroroh, dkk. 1985. Pengantar Teori Filologi. Yogyakarta: Badan Penelitian dan Publikasi Fakultas (BPPF) Seksi Filologi, Fakultas Sastra Universitas Gadjah Mada.

Fathurahman, Oman. 2015. Filologi Indonesia: Teori dan Metode. Jakarta: Balai Pustaka.

Herlina. 2014. “Islam dan Pengaruhnya Terhadap Peradaban Melayu”, dalam Jurnal Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam Vol. 14 No. 2. Palembang: Fakultas Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Raden Fatah. Hal. 189-212.

Rapanie A, dkk. 2005. Gelumpai tentang Nabi Muhammad. Palembang: Diknas Museum Negeri Sumatera Selatan.

Seli, Sesilia, dkk. 2017. “Strategi Pelestarian dan Penyelamatan Khazanah Kesultanan Melayu Klasik Koleksi Masyarakat di Beberapa Tempat di Sumatera”, dalam Jurnal Jumantara: Jurnal Manuskrip Nusantara Vol. 8, No. 2. Jakarta: Perpustakaan Nasional. Hal. 103-128.

https://doi.org/10.37014/jumantara.v8i2.257.

Zuhdi, B. Muria. 2012. Dokumentasi Peciptaan Karya Seni Rupa (Kriya Keramik) “Basmalah”. Yogyakarta: Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Yogyakarta.