AKULTURASI BUDAYA LOKAL DAN KONSEPSI ISLAM DI SITUS KALI RAJA, RAJA AMPAT


Copyright (c) 2017 Jurnal Penelitian Arkeologi Papua Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Article Info
Submitted: 2017-05-29
Published: 2017-06-03
Section: Articles
Founding dynasty in the archipelago in general have origins legend miraculous, as well Petuanan Raja Ampat. Discuss the problems associated with the new colors due to the arrival of the influence of Islamic dynasties parmanensi Maluku and local cultural roots; archaeological evidence and legend dynasty Raja Ampat, as well as implications for public rites on the site supporters until now. In essence, this paper aims to reveal the acculturation of local and Islamic conceptions and their associated folklore. The data were collected through observation, library research, and interviews. Based on the research data it can be seen that happen locally and acculturation while maintaining the Islamic conception of collective memory are internalized through legend and tradition medium Kaliraja rites on the site. Rites were performed routinely in medium kapatnai (Stone Eggs King) is useful in building solidarity and community integration Raja Ampat until now.

ABSTRAK
Berdirinya dinasti di Nusantara pada umumnya memiliki legenda asal-usul yang penuh keajaiban, sebagaimana juga Petuanan Raja Ampat. Masalah yang bahas terkait dengan warna baru akibat kedatangan pengaruh Islam dinasti Maluku dan parmanensi akar budaya lokal; bukti arkeologis dan legenda dinasti Raja Ampat; serta implikasi ritus pada situs bagi masyarakat pendukungnya sampai sekarang. Pada intinya tulisan ini bertujuan mengungkapkan akulturasi budaya lokal dan konsepsi Islam beserta cerita rakyat yang terkait. Data-data dikumpulkan lewat observasi, studi pustaka, dan wawancara. Berdasarkan data-data penelitian dapat diketahui bahwa terjadi akulturasi budaya lokal dan konsepsi Islam dengan tetap memelihara memori kolektif yang diinternalisasi lewat legenda dan medium tradisi ritus di situs Kaliraja. Ritus yang dilakukan secara rutin pada medium kapatnai (Batu Telur Raja) bermanfaat dalam membangun solidaritas dan integrasi masyarakat Raja Ampat sampai sekarang.

Keywords

acculturation of culture; Kali Raja site; Islamic conception; Akulturasi budaya; Konsepsi Islam; Situs Kali Raja

  1. M. Irfan Mahmud 
    Balai Arkeologi Jayapura , Indonesia

Atmosudiro, Sumiati. 1981. “Bangunan Megalitik, Salah Satu Cerminan Solidaritas Masa Perundagian”. Berkala Arkeologi, No. II (I). Balai Arkeologi Yogyakarta. Buxo, Ricard. 2012. Underwater Paradise: A Diving Guide to Raja Ampat. Bali: Ocean-Focus

Chambert-Loir, Henri dan Claude Guillot. Ziarah dan Wali di Dunia Islam. 2010. Cet. 2. Jakarta: Komunitas Bambu.

Eliade, Mircea. 2002a. Sakral dan Profan. Cet. 1. Yogyakarta: Fajar Pustaka Baru.

----------------------. 2002b. Mitos Gerak Kembali yang Abadi, Kosmos dan Sejarah. Cet. 1. Yogyakarta: Ikon Teralitera.

Harkantiningsih, Naniek H. 1986. “Pemekaran Kota Banten Lama Ditinjau Dari Data Arkeologi”. Pertemuan Ilmiah Arkeologi IV, Jilid IIa. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional. Hlm. 265-275.

Mahmud, M. Irfan. 1998. “Dinamika Impresi Tauhid pada Inskripsi Nisan Kubur di Nusantara”, dalam Dinamika Budaya Asia Tenggara-Pasifik. Bandung: Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia Komisariat Daerah Jawa Barat.

------------------------. 2003. Kota Kuno Palopo: Dimensi Fisik, Sosial, dan Kosmologi. Cet. 1. Makassar: Masagena Press.

------------------------. 2012. Datuk ri Tiro: Penyiar Islam di Bulukumba. Cet. 1. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Soejono, R.P. 2008. Sistem-sistem Penguburan pada Akhir Masa Prasejarah di Bali. Jakarta: Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional.

Sukendar, Haris. 2008. “Nilai-Nilai Persatuan dalam Tradisi Megalitik”, dalam Kumpulan Makalah Pertemuan Ilmiah Arkeologi IX, Kediri 23-28 Juli 2002. Jakarta: Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia.

Sunanto, Musyrifah. 2005. Sejarah Peradaban Islam Indonesia. Edisi. 1. Jakarta: PT. RajaGrafindo.

Tjandrasasmita, Uka. 2009. Arkeologi Islam Nusantara. Cet. 1. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia

Utomo, Danang Wahyu. 2000. “Pengaruh Tradisi dan Simbol Megalitik pada Makam Kuna Islam”, WalennaE No. 5/III-Nopember 2000. Makassar: Balai Arkeologi Makassar. Hlm. 13-28.